Senin, 20 Februari 2012

Sejarah Nasi goreng


Nasi goreng makanan yang dibuat dari nasi yang digoreng dengan bumbu dan bahan-bahan lainnya. Nasi goreng adalah makanan populer di Asia Timur dan Asia Tenggara.

Nasi adalah sebuah bagian penting dari masakan tradisional Tionghoa, menurut catatan sejarah sudah mulai ada sejak 4000 SM. Nasi goreng kemudian tersebar ke Asia Tenggara dibawa oleh perantau-perantau Tionghoa yang menetap di sana dan menciptakan nasi goreng khas lokal yang didasarkan atas perbedaan bumbu-bumbu dan cara menggoreng. Nasi goreng sebenarnya muncul dari beberapa sifat dalam kebudayaan Tionghoa, yang tidak suka mencicipi makanan dingin dan juga membuang sisa makanan beberapa hari sebelumnya. Makanya, nasi yang dingin itu kemudian digoreng untuk dihidangkan kembali di meja makan.

Khas Indonesia

Nasi goreng juga dikenal sebagai masakan nasional Indonesia.[1] Dari sekian banyak hidangan dalam khazanah Masakan Indonesia, hanya sedikit yang dapat dianggap sebagai makanan nasional sejati. Masakan nasional Indonesia ini tidak mengenal batasan kelas sosial. Nasi goreng dapat dinikmati secara sederhana di warung tepi jalan, gerobak penjaja keliling, hingga restoran dan meja prasmanan dalam pesta.[2]

Ada berbagai macam resep nasi goreng tapi unsur utamanya adalah nasi, minyak goreng, kecap manis. Selain itu banyak tambahan lain yang dapat dimasukkan, mulai dari sayuran, daging, sampai sambal, saos, kerupuk dan telur goreng.


Variasi

Nasi goreng baik di Indonesia maupun di negara-negara lain dapat memiliki variasi tersendiri tergantung dari daerah asal dan bumbu atau bahan yang digunakan. Variasi ini biasanya dipengaruhi oleh bahan makanan yang biasa digunakan masyarakat setempat dan pengaruh ramuan bumbu dari negara tetangga, ataupun pengaruh budaya etnik asing bawaan yg datang ke negara tersebut. Beberapa variasi nasi goreng yang terkenal diIndonesia antara lain adalah sbb:

§ Nasi goreng ikan asin: Menggunakan ikan asin, salah satu variasi yang terkenal di Indonesia.

§ Nasi goreng jawa: Nasi goreng ini biasanya dibumbui dengan sambal ulek yang membuat rasanya pedas. Biasa juga digunakan sayuran seperti tauge untuk nasi goreng ini.

§ Nasi goreng kambing: Menggunakan daging kambing yang memiliki aroma khas.

§ Nasi goreng pete: Menggunakan pete sebagai campuran, digemari kelompok pengguna pete karena aromanya.

§ Nasi goreng pattaya (asal Thailand): Nasi goreng ini dibungkus dengan telur dadar.

§ Nasi goreng putih: Nasi goreng ini menggunakan kecap asin sebagai bumbunya sehingga warnanya masih keputih-putihan.

§ Nasi goreng Fukien (atau Fujian): (bukan berasal dari Fujian) adalah nasi goreng yang berasal dari daerah Kanton, biasa disajikan dengan saus di atasnya.

§ Nasi goreng Singapura: Bukan berasal dari Singapura, ini adalah masakan dari daerah Kanton dengan bumbu kare kuning.

§ Nasi goreng Yangchow (atau Yangzhou): (biasa disebut juga nasi goreng spesial) - meskipun dinamakan "Yangzhou", nasi goreng ini sebenarnya bukan berasal dari daerah Yangzhou. Biasa disajikan dengan udang dan daging panggang. Nasi goreng spesial lainnya yang terkenal adalah nasi goreng dengan telur mata sapi.

§ Nasi goreng Yuanyang: Nasi goreng yang dihidangkan dengan dua macam saus. Saus yang pertama berwarna putih dan yang kedua berwarna merah. Terkadang saus itu disajikan dalam lambang Yin Yang atau simbol Taichi.

§ Nasi Goreng Arab Habbatussauda (bukan berasal dari Arab tetapi kreasi khas Indonesia yang banyak memakai rempah asli Arab sebagai bagian bumbu utama). Umumnya menggunakan daging kambing dan memakai banyak jintan serta herbal/tanaman berkhasiat yang baik untuk kesehatan.

§ Nasi Goreng Jepang Ashita (bukan berasal dari Jepang tetapi kreasi khas Indonesia). Dinamakan nasi goreng Jepang sebab memakai Ashitaba yang berasal dari Jepang. Ashitaba adalah jenis sayuran herbal kesehatan yang sangat popular di negara Jepang. Pemakaian bahan ini menyebabkan nasi goreng terlihat unik berwarna hijau daun. Campuran tambahan biasanya daging asap, acar nanas, emping belinjo dan telur dadar.

§ Banyaknya variasi jenis Nasi Goreng yang dapat ditemukan di Indonesia merupakan ekspresi kreativitas masyarakat Indonesia dalam meracik kreasi jenis kuliner dengan aneka citrarasa, baik dari pengaruh bahan dasar lokal maupun pengaruh citarasa masakan internasional.

Jumat, 17 Februari 2012

Soto Laksa


Laksa adalah makanan berjenis mi yang ditaruh bumbu dengan kebudayaan Peranakan, yang digabung dengan elemen Tionghoa dan Melayu. Laksa mempunyai beberapa jenis, yang paling dikenal adalah yang berjenis Laksa Penang, bentuk mi-nya bulat putih dan sedikit tebal. Di Indonesia juga terdapat beberapa jenis laksa seperti Laksa Bogor dan Laksa Betawi. Nama Laksa diambil dari bahasa Sanskerta yang mempunyai arti banyak, menunjukkan bahwa mi Laksa dibuat dengan berbagai bumbu.

Jenis-jenis Laksa

Ada 3 jenis laksa pada umumnya, yaitu Laksa Kari, Laksa Assam, dan Laksa jenis lainnya. Dari masing-masing jenis terdapat lagi sub-jenis.

Laksa kari

§ Laksa lemak, dikenal juga dengan nama Laksa nyonya

§ Laksam, berasal dari Terengganu

§ Laksa Katong dari daerah Katong di Singapura

Laksa assam

§ Laksa Pulau Pinang,juga dikenal sebagai assam laksa

§ Laksa Johor, berasal dari negara bagian Johor

§ Laksa Ipoh, berasal Ipoh, Malaysia, mirip Laksa Penang tetapi lebih asam

§ Laksa Kuala Kangsar

§ Laksa Perlis

§ Laksa Kedah

§ Laksa Kelantan

§ Laksa Serawak, berasal dari Sarawak di pulau Kalimantan.

§ Laksa Bogor, berasal dari Bogor dan menggunakan oncom

§ Laksa Betawi, hampir mirip dengan Laksa Bogor tapi kuah Laksa Betawi memakai udang rebon.

§ Laksa Palembang, yang berbahan sama seperti burgo, pada lakso bentuknya menyerupai mie. Sama halnya dengan kuah burgo, lakso juga dimakan bersama kuah santan, hanya yang membedakan kuahnya memakai kunyit dan dicampur dengan bumbu lainnya.

Berikut resep laksa jakarta yang bisa di coba di rumah. Silakan mencoba :)

Laksa Jakarta

Bahan - bahan :

1ltr santan cair

½ ekr ayam, potong 4

250ml santan kental

Bumbu:

2 bt sereh, memarkan

2 lbr daun salam

2 lbr daun jeruk

bumbu halus:

8 bh bawang merah

4 bh bawang putih

1sdm ketumbar

1 pt kunyit

1 pt jahe

1 pt lengkuas2

bh cabe merah

6 btr kemiri

½ sdt gula jawa

½ sdm garam

pelengkap:

150 gr bihun, rendam, tiriskan potong-potong

2 btr telur rebus

2 ikat daun kemangi, ambil daunnya

1 sdm bawang goreng

2 bh jeruk nipis, iris tipis.

Cara membuat:

- tumis bumbu dengan 3 sdm minyak goreng hingga harum- masukkan santan cair, masak hingga mendidih- masukkan ayam, masak hingga matang, angkat. Suwir-suwir- tuang santan kental kedalam rebusan santan cair masak sambil diaduk hingga mendidih.

- Cara menyajikan: tempatkan bihun dalam mangkuk, beri suwiran daging ayam, irisan telur, dan daun kemangi. Tuangi kuah laksa, taburi bawang goreng. Sajikan dengan ditemani irisan jeruk nipis.