Sabtu, 19 Februari 2011


Jatuh...
siapa manusia yang tidak mengalami jatuh dalam ehidupan ini? bahkan seorang anak yang sedang belajar berjalan pun acapkali mengalami jatuh. Tapi apakah anak itu lantas putus asa?Seandainya dia putus asa dan tidak mau lagi belajar berjalan sudah dapat dipastikan dia tidak pernah bisa berjalan sampai saat ini. Itulah yang akan kita alami jika sewaktu kecil kita putus asa dalam berjaalan niscaya sampai saat ini kita tidak akan bisa berjalan.
Tapi mengapa sekarang kita takut untuk menglami jatuh dala hidup ini, bukankah kita semasa kecil sering jatuh meski kadang menangis. Bukankah kelahiran sudah memuktikan keunggulan kit dalam persaingan kita di dalam rahim unuk mengalahkan berjuta sel sperma? Lalu kenapa sekarang setelah dewaa kita menjadi seperti pecundang yang yang selalu ragu untuk menentukan langkah, takut untuk mempunyai cita-cita sampai kita takut untuk bermimpi?
sewaktu masih kanak-kanak kita tak pernah ragu untuk menjawab apa cita-cita yang ditanyakan ke kita, atau dengan PD menari dan bernyanyi di depan umum tanpa pernah memperdulikan pandangan orang lain. Tapi setelah dewasa kita selalu meraa atau merasa ragu untuk menjawab apa cita-cita kita, dan yang lebih parah kita tidak pernah PD untuk tampil di depan umum apalagi untuk tampil di panggung bisa-bisa sakit perut.
Apa kita harus kembali ke masa kanak-kanak untuk dapat menjawab apa cita-cita kita dengan yakin dan tampil di depan umum tanpa harus memperhatikan pandangan orang lain tentang kita? tentu tidak. saatnya kita menjawab cita-cita kita dengan penuh yakin dan berani tampil ke depan dengan modal yang kita miliki. Mulai saat ini kita bangun itu semua, karena apa karena kita erlahir unggul. Keep fighting !!!

Jumat, 18 Februari 2011


Semangat....semangat....dimana lagi harus kudapatkan semangat itu???
kata2 itu seringkali terlintas..terucap dalam hati ataupun lontaran2 kecil kita terhadap diri....


Yup..bergumam sendiri emang gak ada habisnya sahabat...
temuilah orang2 yang bisa memberimu semangat lebih..
karena semangat idealnya ada karena sesuatu...bukan ada tanpa sebab....

teringat sebuah tadzkiroh dari seorang sahabat kala itu.....
semoga bermanfaat...yuk nikmati hidangan dibawah ini ( ^_^ maklum jam makan siang nih,,,)

" Allah tau saat kau lelah ...saat terasa bban begitu berat..Allah tau berapa banyak pengorbananmu...Ingatlah dimanapun kau berada dan apapun yg kau hadapi..Allah mngetahui dan sllu bersamamu!!! Kesulitan mungkin akan menyentuh Orang BerIman tapi kesulitan takkan mempengaruhi orang yang berDzikir.MAha Suci Engkau Ya RABB.Semangat sahabat semoga hari ini penuh berkah untuk kita semua..Amin".

Yang sholat yang sholat do'akan kami yah agar ttp mjadi Insan yg semangat....

Kasih Ibu


SOUTHWALES, KOMPAS.com - Meski tahu harus membayar dengan nyawanya, Donna Blanks asal South Wales tetap mempertahankan kandungannya. Si bayi lahir, Donna pun meninggal.


"Tak ada yang dapat menghentikan niatnya. Donna akan terus melanjutkan kehamilan meski harus kehilangan nyawa"


Kisah ini bisa dibilang bukti nyata kalau kasih ibu terhadap anak tiada terkira. Donna Blanks, 32, asal South Wales rela mengorbankan nyawa agar punya anak. Tak hanya itu, Donna juga harus menderita sakit yang tak terkira selama mengandung dan sesudah melahirkan.


Pasangan Donna dan Gary Thomas telah menunggu lama sebelum akhirnya menyadari kalau mereka akan punya momongan. Setelah penantian 13 tahun, mimpi itu bisa terwujud.


Sayangnya, impian itu dirusak oleh kenyataan kalau Donna akan kehilangan nyawa jika mempertahankan kandungannya. Sebab dokter mendapati kalau Donna mengalami gagal ginjal.


Masalah ginjal itu membuat kehamilan menjadi berbahaya bagi nyawa Donna sendiri. Atas dasar pertimbangan itu, dokter telah meminta agar kandungan Donna digugurkan agar nyawanya selamat.


Usulan aborsi tersebut ditolak oleh Donna. Ia tak mau melepas kesempatan untuk menjadi seorang ibu yang sudah diimpikan selama 13 tahun. Donna pun bertekad untuk melanjutkan kehamilannya, meski tahu kalau bayi yang dilahirkannya harus membayar dengan nyawanya sendiri.


Ibu dari Donna, Sallie (52) yang berasal dari Newport, South Wales mengamini kalau impian Donna adalah menjadi seorang ibu. Menurut Sallie, menjadi seorang ibu adalah satu-satunya hal yang diinginkan oleh Donna seumur hidupnya.


Donna yang berprofesi sebagai perawat telah mengalami masalah medis sejak remaja. Akibatnya Donna pun sempat berpikir kalau dirinya tak akan mampu memiliki momongan.


Ia telah menderita diabetes sejak usia 12 tahu. Kondisinya makin memburuk seiring bertambahnya usia. Kehamilan turut memperparah kondisi tubuh Donna.


"Karenanya Donna percaya kalau ia mendapat keajaiban ketika hamil. Ia juga berjanji akan mengorbankan segalanya untuk melindungi kehamilannya, termasuk mengorbankan dirinya sendiri. Tak ada yang dapat menghentikan niatnya. Ia akan terus melanjutkan kehamilan meski harus kehilangan nyawa," ucap Sallie.


Kehamilannya sendiri tak mudah. Demi janin yang dikandung, Donna harus berhenti mengkonsumsi obat-obatan untuk masalah ginjal yang dideritanya. Akibatnya, Donna mengalami sakit yang tak tertahankan.


Setelah 27 minggu, Donna mendapatkan impiannya, seorang bayi laki-laki telah lahir. Kebahagiaan Donna dibarengi dengan kondisi tubuhnya yang semakin memburuk.


Tak hanya itu, bayi yang diberi nama Cade ini lahir prematur dan dokter memprediksi hidup Cade tak akan lama. Dengan berat kurang dari 2,5 kilogram dan masalah pada katup jantung, Cade kecil berjuang untuk terus bertahan hidup.


Segala kemungkinan dijalani agar Cade terus bertahan hidup. Cade harus menjalani operasi jantung untuk menyambung hidup. Ia juga harus kembali naik meja operasi untuk membenahi masalah pada sistem pencernaanya. Malah operasi yang terakhir ini lebih sulit dan kompleks.


Tapi Cade membuktikan dirinya sebagai anak yang kuat. Kondisi Cade semakin membaik dan makin kuat. Sebaliknya, kondisi Donna malah makin lemah dari hari ke hari.


Imbasnya, Donna pun harus menjalani proses cuci darah sebanyak tiga kali seminggu di rumah sakit University of Wales. Ibu dan anak ini dirawat di rumah sakit yang sama, jadi Donna tetap bisa berada di samping Cade ketika di rumah sakit.


Setelah tiga setengah bulan, Cade sudah cukup kuat untuk meninggalkan perawatan dari rumah sakit. Donna pun memutuskan untuk mengubah jenis cuci darah yang dijalani agar bisa menemani Cade di rumah.


“Meski bahagia, kondisi kesehatan Donna terus menurun. Tapi putri saya seorang wanita yang tangguh. Ia tetap merawat Cade dengan bantuan dari kami,” ucap Sallie.


Sebenarnya ada alternatif medis yang bisa dilakukan oleh Donna. Dokter telah menawarkan operasi cangkok ginjal agar nyawa Donna selamat. Bahkan ayah dan kakak Donna, Russel dan Christopher sudah bersedia untuk mendonorkan ginjal mereka. Keduanya adalah donor yang cocok bagi Donna.


Tapi kondisi Donna makin parah. Ia mengalami masalah dengan jantungnya, artinya ia tak bisa langsung menjalani cangkok ginjal begitu saja.


Akhirnya Donna harus kembali dirawat di rumah sakit setelah dokter menyuruhnya untuk menjalani terapi cuci darah yang berbeda jenis.


Terakhir kali Donna bicara pada keluarganya, ia mengatakan kalau dirinya merasa baik-baik saja dan berharap bisa berada di rumah keesokan harinya.


Tapi nasib berkata lain, tanggal 22 September dini hari, pihak rumah sakit mengabarkan Sallie kalau Donna sudah tiada.


Suster mendapati Donna terkena serangan jantung. Setelah 40 menit berjuang untuk menyelamatkan Donna, akhirnya tim dokter pun kalah oleh nasib. Donna secara resmi dinyatakan meninggal.


“Waktu yang kuhabiskan bersama Donna tak cukup lama. Meski tak lama, aku tahu dia wanita yang menakjubkan yang selalu melakukan apa saja untuk kebaikan orang lain. Dia benar-benar wanita yang sangat langka. Dia akan selalu kuingat,” ucap Gary, pasangan hidup Donna.


Sallie menambahkan kalau dirinya tidak siap untuk kehilangan putri kesayangannya. Meski demikian, Sallie bangga akan perjuangan Donna.


“Kami semua sedih akan kepergian Donna. Cade harus tumbuh tanpa sentuhan seorang ibu,” ucap Sallie.

Sallie turut merawat Cade dan merasa beruntung bisa melihatnya tumbuh besar. Sallie berjanji akan menceritakan semua perjuangan dan betapa mengagumkankannya Donna kepada Cade.


“Saya bisa melihat diri Donna ada dalam Cade. Saya berharap Cade mewarisi sifat dan rambut bergelombang milik Donna yang cantik. Cade pasti akan bangga terhadap ibunya,” imbuh Sallie. (mic)

Pesan : banyak-banyaklah berdoa ini :

“Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.” [Al Israa’:24] (from inspiring story)

Rabu, 16 Februari 2011

Ada suatu cerita. Suatu ketika ada seorang anak yang sedang mengikuti sebuah lomba mobil balap mainan. Suasana sungguh meriah siang itu, sebab ini adalah babak final. Hanya tersisa 4 orang sekarang dan mereka memamerkan setiap mobil mainan yang dimiliki. Semuanya buatan sendiri, sebab memang begitulah peraturannya.

Ada seorang anak bernama Mark. Mobilnya tak istimewa, namun ia termasuk dalam 4 anak yang masuk final. Dibanding semua lawannya, mobil Mark-lah yang paling tak sempurna. Beberapa anak menyangsikan kekuatan mobil itu untuk berpacu melawan mobil lainnya. Yah, memang, mobil itu tak begitu menarik. Dengan kayu yang sederhana dan sedikit lampu kedip di atasnya, tentu tak sebanding dengan hiasan mewah yang dimiliki mobil mainan lainnya. Namun, Mark bangga dengan itu semua, sebab, mobil itu buatan tangannya sendiri.

Tibalah saat yang dinantikan. Final kejuaraan mobil balap mainan. Setiap anak mulai bersiap di garis start, untuk mendorong mobil mereka kencang-kencang. Di setiap jalur lintasan, telah siap 4 mobil, dengan 4 pembalap" kecilnya. Lintasan itu berbentuk lingkaran dengan 4 jalur terpisah di antaranya. Namun, sesaat kemudian, Mark meminta waktu sebentar sebelum lomba dimulai. Ia tampak berkomat-kamit seperti sedang berdoa.

Matanya terpejam, dengan tangan bertangkup memanjatkan doa. Lalu, semenit kemudian, ia berkata, "Ya, aku siap!" Dor!!! Tanda telah dimulai. Dengan satu hentakan kuat, mereka mulai mendorong mobilnya kuat-kuat. Semua mobil tu pun meluncur dengan cepat. Setiap orang bersorak-sorai, bersemangat, menjagokan mobilnya masing-masing. "Ayo..ayo... cepat..cepat, maju..maju", begitu teriak mereka. Ahha... sang pemenang harus ditentukan, tali lintasan finish pun telah terlambai. Dan... Mark-lah pemenangnya. Ya, semuanya senang, begitu juga Mark. Ia berucap, dan berkomat-kamit lagi dalam hati. "Terima kasih."

Saat pembagian piala tiba. Mark maju ke depan dengan bangga. Sebelum piala itu diserahkan, ketua panitia bertanya. "Hai jagoan, kamu pasti tadi berdoa kepada Tuhan agar kamu menang, bukan?" Mark terdiam. "Bukan, Pak, bukan itu yang aku panjatkan," kata Mark. Ia lalu melanjutkan, "Sepertinya, tak adil untuk meminta pada Tuhan untuk menolongku mengalahkan orang lain, aku, hanya bermohon pada Tuhan, supaya aku tak menangis, jika aku kalah." Semua hadirin terdiam mendengar itu. Setelah beberapa saat, terdengarlah gemuruh tepuk-tangan yang memenuhi ruangan.
Sumber : (inspring story)

Senin, 24 Januari 2011

Istiqamah dalam Kehidupan.....


Saudaraku..
Sahabat dan alim ulama mengartikan istiqamah dalam kehidupan beragam diantaranya:
- Abu Bakar Shiddiq ra ketika ditanya tentang istiqamah ia menjawab; bahwa istiqamah adalah kemurnian tauhid (tidak boleh menyekutukan Allah dengan apa dan siapapun)
- Umar bin Khattab r.a. berkata: “Istiqamah adalah komitment terhadap perintah dan larangan dan tidak boleh menipu sebagaimana tipu musang”
- Utsman bin Affan ra berkata: “Istiqamah adalah mengikhlaskan amal kepada Allah swt”
- Ali bin Abu Thalib ra berkata: “Istiqamah adalah melaksanakan kewajiban-kewajiban”
- Hasan Bashri berkata: “Istiqamah adalah melakukan ketaatan dan menjauhi kemaksitan”
- Mujahid berkata: “Istiqamah adalah komitmen terhadap syahadat tauhid sampai bertemu dengan Allah swt”
- Ibnu Taimiah berkata: “Mereka beristiqamah dalam mencintai dan beribadah kepaada-Nya tanpa menengok kiri kanan”
Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah….
Jadi muslim yang beristiqamah adalah muslim yang selalu mempertahankan keimanan dan aqidahnya dalam situasi dan kondisi apapun, baik di bulan Ramadhan maupun di bulan lainnya. Ia bak batu karang yang tegar mengahadapi gempuran ombak-ombak yang datang silih berganti. Ia tidak mudah loyo atau mengalami futur dan degredasi dalam perjalanan hidupnya. Ia senantiasa sabar dalam memegang teguh tali keimanan. Dari hari ke hari semakin mempesona dengan nilai-nilai kebenaran dan kebaikan Islam. Ia senantiasa menebar pesona Islam baik dalam ruang kepribadiannya, kehidupan keluarga, kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Itulah cahaya yang selalu menjadi pelita kehidupan. Itulah manusia muslim yang sesungguhnya, selalu istiqomah dalam sepanjang jalan kehidupan.

Ada 5 tips mewujudkan istiqamah dalam hidup:
1. Muraqabah adalah perasaan seorang hamba akan kontrol ilahi dan kedekatan dirinya kepada Allah. Hal ini diimplementasikan dengan mentaati seluruh perintah Allah dan menjauhi seluruh larangan-Nya, serta memiliki rasa malu dan takut, apabila menjalankan hidup tidak sesuai dengan syariat-Nya.
2. Mu’ahadah yang dimaksud di sini adalah iltizamnya seorang atas nilai-nilai kebenaran Islam. Hal ini dilakukan kerena ia telah berafiliasi dengannya dan berikrar di hadapan Allah SWT.
3. Muhasabah adalah usaha seorang hamba untuk melakukan perhitungan dan evaluasi atas perbuatannya, baik sebelum maupun sesudah melakukannya.
4. Mu’aqabah adalah pemberian sanksi oleh seseorang muslim terhadap dirinya sendiri atas keteledoran yang dilakukannyaRata Penuh
5. Mujahadah adalah optimalisasi dalam beribadah dan mengimplementasikan seluruh nilai-nilai Islam dalam kehidupan.

Saudaraku..
semoga kita tergolong hamba yang istiqamah dalam kehidupan hingga menjadi hamba yang beruntung,amin..
Kesempurnaan hanya milik Allah SWT

Wassalamu 'alaikum wr wb (quranc enlightment)

Kamis, 20 Januari 2011


Seorang pengusaha sukses jatuh di kamar mandi dan akhirnya stroke, sudah 7 malam dirawat di RS di ruang ICU.Tubuhnya terbujur tak berdaya. Samar-samar dia melihat dokter yang merawatnya berbicara kepada istrinya. Dia tidak paham yang mereka bicarakan.Dokter itu menggelengkan kepalanya, kemudian istrinya terlihat sedih sambil memandangnya. Kemudian dia tak sadarkan diri.

Tepat pukul 24.00, saat orang-orang terlelap . Dia melihat sesosok bayangan terang. Sesosok itu menatapnya dingin.

" Aku adalah malaikat maut ..." katanya datar. Malaikat menghampiri si pengusaha yang terbaring tak berdaya.

" Aku hanya memberi kabar padamu, Kalau dalam waktu 24 jam ada 50 orang berdoa buat kesembuhanmu, maka kau akan tetap hidup. Tapi jika dalam 24 jam jumlah yang aku tetapkan belum terpenuhi, itu artinya kau akan meninggal dunia ! "

"Kalau hanya mencari 50 orang, itu mah gampang ..." kata si pengusaha ini dengan yakinnya. Setelah itu Malaikat pun pergi dan akan datang 1 jam sebelum batas waktu yang sudah disepakati.

Keesokan harinya, Tepat pukul 23:00, Malaikat kembali mengunjunginya; dengan antusiasnya si pengusaha bertanya, "Apakah besok pagi aku sudah pulih? Pastilah banyak yang berdoa buat aku, jumlah karyawan yang aku punya lebih dari 2000 orang, jadi kalau hanya mencari 50 orang yang berdoa pasti bukan persoalan yang sulit."

Malaikat itu menjawab, "aku sudah berkeliling mencari suara hati yang berdoa buatmu tapi sampai saat ini baru 3 orang yang berdoa buatmu, sementara waktumu tinggal 1 jam lagi, rasanya mustahil kalau dalam waktu dekat ini ada 50 orang yang berdoa buat kesembuhanmu."

Tanpa menunggu reaksi dari si pengusaha, si Malaikat menunjukkan layar besar mirip layar bioskop dan menunjukkan siapa 3 orang yang berdoa buat kesembuhannya.

Di layar itu terlihat wajah duka dari sang istri, di sebelahnya ada 2 orang anak kecil, putra-putrinya yang berdoa dengan khusuk dan tampak ada tetesan air mata di pipi mereka.

Kata Malaikat, "Aku beritahu, kenapa Tuhan memberikanmu kesempatan kedua ?? Itu karena doa istrimu yang tidak putus-putus berharap akan kesembuhanmu."

Kembali terlihat di mana si istri sedang berdoa jam 2:00 subuh,

"Tuhan, aku tahu kalau selama hidupnya suamiku bukanlah suami atau ayah yang baik! Aku tahu dia sudah mengkhianati pernikahan kami, aku tahu dia tidak jujur dalam bisnisnya, dan kalaupun dia memberikan sumbangan, itu hanya untuk popularitas saja untuk menutupi perbuatannya yang tidak benar di hadapanMu. Tapi Tuhan, tolong pandang anak-anak yang telah Engkau titipkan pada kami, mereka masih membutuhkan seorang ayah dan hamba tidak mampu membesarkan mereka seorang diri." Dan setelah itu istrinya berhenti berkata-kata tapi air matanya semakin deras mengalir di pipinya yang kelihatan tirus karena kurang istirahat.

Melihat peristiwa itu, tanpa terasa, air mata mengalir di pipi pengusaha ini . . . timbul penyesalan bahwa selama ini dia bukanlah suami yang baik dan ayah yang menjadi contoh bagi anak-anaknya, dan malam ini dia baru menyadari betapa besar cinta istri dan anak-anak padanya.

Waktu terus bergulir, waktu yang dia miliki hanya 10 menit lagi, melihat waktu yang makin sempit semakin menangislah si pengusaha ini, penyesalan yang luar biasa tapi waktunya sudah terlambat! Ternyata sampai menit terakhir belum ada lagi orang yang mendoakannya...

Dengan setengah bergumam dia bertanya, "Apakah di antara karyawanku, kerabatku, teman bisnisku, teman organisasiku tidak ada yang berdoa buatku?"

Jawab si Malaikat, "Ada beberapa yang berdoa buatmu ketika mereka menjenguk tapi mereka tidak tulus, bahkan ada yang hatinya berbisik mensyukuri penyakit yang kau derita saat ini..

Itu semua karena selama ini kamu arogan, egois dan bukanlah atasan yang baik, bahkan kau tega memecat karyawan yang tidak bersalah. Engkaupun tidak pernah peduli terhadap penderitaan orang-orang di sekitarmu"

Si pengusaha tertunduk lemah, dan pasrah kalau malam ini adalah malam yang terakhir buat dia, tapi dia minta waktu sesaat untuk melihat anak dan si istri yang setia menjaganya sepanjang malam. Dan sadarlah bahwa dia memang orang yang tidak pernah peduli dan memiliki perhatian yang tulus kepada orang lain. Bagaimana mungkin orang lain tulus mendoakannya ??

Air matanya tambah deras, ketika melihat anaknya yang sulung tertidur di kursi rumah sakit dan si istri yang kelihatan lelah juga tertidur di kursi sambil memangku si bungsu.

Ketika waktu menunjukkan pukul 24:00, tiba-tiba si Malaikat berkata, " Selamat. Tuhan memerintahkanku menunda kematianmu ! Kau tidak jadi meninggal, karena ada 47 orang yang berdoa buatmu tepat jam 24:00."

Dengan terheran-heran dan tidak percaya,si pengusaha bertanya siapakah yang 47 orang itu. Sambil tersenyum si Malaikat menunjukkan suatu tempat yang pernah dia kunjungi bulan lalu.

"Bukankah itu Panti Asuhan?" kata si pengusaha pelan.

"Benar, kau pernah memberi bantuan bagi mereka beberapa bulan yang lalu, walau aku tahu tujuanmu saat itu hanya untuk mencari popularitas saja dan untuk menarik perhatian pemerintah dan investor luar negeri."

"Tadi pagi, salah seorang anak panti asuhan tersebut membaca di koran kalau seorang pengusaha terkena stroke dan sudah 7 hari di ICU, setelah melihat gambar di koran dan yakin kalau pria yang sedang koma adalah kamu, pria yang pernah menolong mereka dan akhirnya anak-anak panti asuhan sepakat berdoa buat kesembuhanmu."

oOo

Saudaraku, Ketika kita sakit, atau meninggal dunia...
berapa banyak orang yang benar-benar peduli dan tulus mendoakan kita ?

oOo

Dari Ibnu Umar bahwa seorang lelaki mendatangi Nabi saw dan berkata,”Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling diicintai Allah ? dan amal apakah yang paling dicintai Allah swt?”

Rasulullah saw menjawab,”Orang yang paling dicintai Allah adalah orang yang paling bermanfaat buat manusia dan amal yang paling dicintai Allah adalah kebahagiaan yang engkau masukkan kedalam diri seorang muslim atau engkau menghilangkan suatu kesulitan atau engkau melunasi utang atau menghilangkan kelaparan.

Dan sesungguhnya aku berjalan bersama seorang saudaraku untuk (menuaikan) suatu kebutuhan lebih aku sukai daripada aku beritikaf di masjid ini—yaitu Masjid Madinah—selama satu bulan.

Dan barangsiapa yang menghentikan amarahnya maka Allah akan menutupi kekurangannya dan barangsiapa menahan amarahnya padahal dirinya sanggup untuk melakukannya maka Allah akan memenuhi hatinya dengan harapan pada hari kiamat.

Dan barangsiapa yang berjalan bersama saudaranya untuk (menunaikan) suatu keperluan sehingga tertunaikan (keperluan) itu maka Allah akan meneguhkan kakinya pada hari tidak bergemingnya kaki-kaki (hari perhitungan).” (HR. Thabrani)

* Hadits ini dihasankan oleh Syeikh al Albani didalam kitab “at Targhib wa at Tarhib” (2623)
(inspiring story)

Percayalah, Allah itu sangat Menyayangimu


Hari ini kita akan membaca Surat Al Baqarah ayat 155-157

Dan SUNGGUH akan KAMI BERIKAN COBAAN KEPADAMU, dengan SEDIKIT KETAKUTAN, KELAPARAN, KEKURANGAN HARTA, JIWA DAN BUAH-BUAHAN. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (155)

(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun”. (156)

Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. (157)

Ibnu Katsier menafsirkan ayat-ayat di atas dengan surat Muhammad ayat 31 di bawah ini:

Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu, dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu. (31)

Artinya, bahwa ujian dalam kehidupan ini memang sengaja DIKEHENDAKI UNTUK TERJADI oleh Allah untuk sebuah TUJUAN: agar terlihat siapa yang tetap berjuang dan siapa yang sabar.

Dan bila ujian itu telah selesai lalu terlihatlah siapa saja yang berhasil sabar, Allah memerintahkan agar orang itu diberi KABAR GEMBIRA.

Apa TANDA bahwa seseorang itu bersabar dalam sebuah ujian?

Yaitu mereka yang mengucapkan ketika musibah itu datang ucapan: INNAA LILLAAHI WA INNAA ILAIHI RAAJI’UUN (kami hanyalah milik Allah dan kami suatu saat pasti akan kembali kepadaNya). Mengakui benar bahwa dirinya hanyalah seorang hamba dari Tuhan Yang Maha Penyayang. Dan mengerti benar bahwa Allah, Tuhannya, berbuat sesuai kehendak-Nya, serta paham bahwa Ia tidak akan pernah menyia-nyiakan hamba-Nya.

Dan untuk orang-orang yang seperti ini, Allah Memberi mereka pujian dan Melingkupi mereka dengan Rahmat, dan orang-orang yang seperti inilah yang tergolong mereka yang hidup dengan panduan petunjuk Allah.

Saat itu Abu Salamah (suami Ummu Salamah) masih hidup. Suatu hari Nabi mengajarinya pelajaran yang sangat berharga:

“Tiada seorang Muslim yang ditimpa musibah, kemudian ia membaca: INNAA LILLAAHI WA INNAA ILAIHI RAAJI’UUN, kemudian menyambungnya dengan kalimat: ALLAHUMMA ‘JURNII FII MUSHIBATII WAKHLUFLII KHAIRAN MINHAA, melainkan akan diberi ganti oleh Allah.”

Ummu Salamah berkata: “Maka aku ingat pelajaran itu ketika meninggalnya Abu Salamah, kemudian aku bertanya kepada diriku sendiri, ‘Siapakah yang lebih baik dari Abu Salamah bagiku?’.”

Yang terjadi adalah KEAJAIBAN!!! Saat itu Ummu Salamah sudah tua. Sudah memiliki anak. Dan ketika ia mencoba mengucapkan ucapan itu, ternyata Allah mengirim NabiNya. Rasulullah melamarnya, hingga Ummu Salamah berkata kepada Nabi: “Aku wanita yang sangat cemburu, maka aku khawatir jangan sampai terjadi padaku sesuatu yang akan disiksa oleh Allah, dan aku juga sudah tuadan aku juga mempunyai anak.”

Nabi menjawab: “Adapun yang anda sebut mengenai cemburu, maka Allah akan menghilangkannya. Adapun mengenai umur, maka aku pun sudah tua. Adapun mengenai anak, maka anakmu juga anakku.”

Setelah mereka menikah, Ummu Salamah berkata: “Sungguh Allah telah menggantikan untukku orang yang lebih baik dari Abu Salamah, yaitu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (dalam riwayat Imam Ahmad)

Lalu bagaimana dengan trauma?

Seseorang mengalami trauma di masa lalu, meskipun masa itu sudah berlalu sangat jauh, tapi karena trauma itu tersimpan di hati, maka kemungkinan untuk teringat lagi bisa terjadi. Dan bagi sebagian orang, itu adalah siksaan.

Sekali lagi, Allah Maha Penyayang. Ia tahu bahwa ingatan manusia bisa kembali ke masa-masa perihnya di masa lalu. Karena itu Ia Mengajari kita pelajaran yang sangat berharga di bawah ini:

“Tiada seorang Muslim yang ditimpa musibah, kemudian setelah lama berlalu ia teringat kembali, meskipun sudah terlalu panjang bilangan-bilangan waktunya, kemudian (saat teringat hal itu) ia mengucapkan : INNAA LILLAAHI WA INNAA ILAIHI RAAJI’UUN, melainkan Allah akan memperbaiki keadaannya itu, lalu diberinya pahala SEPERTI PADA WAKTU MENDERITA PERTAMA KALINYA.” (dalam riawayat Imam Ahmad dan Ibnu Majah)

Jadi jika kita memiliki banyak sekali kenangan musibah di masa lalu, TIDAK ADA BURUKNYA saat ingat lagi musibah itu, rasa sakit itu, menderitanya saat itu, lalu ucapkanlah tiap kita teringat akan semua itu ucapan-ucapan di atas.

Karena dengan itu, semua musibah pasti akan terganti dengan pahala. Dan keadaan yang buruk di masa lalu itu akan terus diperbaiki menjadi keadaan yang lebih baik lagi oleh Allah.

Dialah Allah, Tuhan Pencipta Langit dan Bumi dan apa-apa yang ada diantara keduanya. Dia Maha Penyayang. Dan Dialah Pemilik Segala Pujian.(from Quraniq enlightment)